Penjelasan Tentang Qada` dan Fidyah Puasa Ramadhan
(Dipetik dari Materi Kajian Ramadhan in Campus Yayasan Miftahul Ihsan)

By Khairuddin, S.Pd 15 Apr 2021, 10:25:07 WIB Forum Santri & Alumni
Penjelasan Tentang Qada` dan Fidyah Puasa Ramadhan

Keterangan Gambar : Tabel qodho dan fidyah puasa romadhan


Bulan Ramadhan adalah bulan yang paling dinanti oleh umat islam di seluruh dunia. Bulan yang penuh hikmah ini, bagi umat muslim adalah momen penting untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Ibadah wajib yang harus dikerjakan pada bulan ramadhan adalah ibadah puasa. Puasa Ramadhan adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan oleh kaum muslim. Ibadah ini memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah dan merupakan salah satu rukun Islam.

Namun, beberapa di antara kita ada juga yang tidak berpuasa. Baik dengan sengaja atau karena uzur yang tak dapat dihindari, seperti sakit, nifas, sedang dalam perjalanan yang membuat kita tidak memungkinkan untuk lanjut puasa, atau bagi wanita ketika sedang waktunya datang bulan.

Bagi Anda yang Ramadhan tahun lalu tidak dapat menjalankan puasa disyariatkan untuk mengqadha (mengganti) atau membayar fidyah. Berikut orang-orang yang wajib mengqadha dan membayar fidyah Puasa Ramadhan:

Baca Lainnya :

1.  Anak kecil

Anak kecil jika belum baligh maka ia tidak wajib mengqadha dan tidak wajib membayar fidyah atas puasa yang ditinggalkannya.

2.  Orang Gila

-  Gila yang disengaja wajib mengqadha saja dan tidak wajib mem-bayar fidyah.

-  Gila yang tidak disengaja tidak wajib mengqadha dan tidak wajib membayar fidyah.

2.  Orang Sakit

-  Sakit yang masih ada harapan sembuh wajib mengqodho’ jika sembuh dan tidak wajib membayar fidyah.

-  Sakit yang menurut keterangan dokter sudah tidak ada harapan sembuh maka ia tidak wajib meng-qodho’ akan tetapi hanya wajib membayar fidyah setiap hari yang ia tinggalkan dengan 1 mud atau 6,7 ons diberikan kepada fakir miskin dengan makanan Seperti beras.

3.  Orang Tua

Orang tua disamakan dengan orang sakit yang tidak ada harapan untuk sembuh. Karena orang tua tidak akan kembali muda. Maka baginya tidak wajib mengqodho’ tapi wajib membayar fidyah 1 mud atau 6,7 ons diberikan kepada fakir miskin.

4.  Musafir atau Orang yang sedang dalam Perjalanan

Orang yang bepergian hanya wajib mengqadha saja dan tidak wajib membayar fidyah.

5.  Wanita Hamil dan Menyusui

Wanita hamil dan menyusui ada tiga macam :

-  Wajib mengqadha saja jika dia khawatir akan dirinya sendiri

-  Wajib mengqadha saja jika dia khawatir akan dirinya sendiri sekaligus khawatir keadaan anak-nya

-  Wajib mengqadha dan membayar fidyah jika dia khawatir akan keselamatan bayinya dan tidak khawatir akan dirinya sendiri.

6.  Wanita Haid

Wanita haid hanya wajib mengqadha dan tidak wajib membayar fidyah.

7.  Wanita Nifas

Wanita Nifas hanya wajib mengqadha dan tidak wajib membayar fidyah.

Demikian ketentuan mengqadha’ dan membayar fidyah yang disyari`atkan dalam islam. Selamat membaca dan semoga bermanfaat.






Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....


Kanan - Iklan Sidebar

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.